berita led dan videotron

Perbedaan dan Perbandingan dalam Teknologi LED antara SMD dan DIP

Posted On May 3, 2016 at 8:50 am by / Comments Off on Perbedaan dan Perbandingan dalam Teknologi LED antara SMD dan DIP

Videotron Indonesia – Dalam perkembangan dunia teknologi LED, baik di Indonesia maupun di luar negeri, terdapat banyak jenis Led. Perbedaan atau pengklasifikasian Led sendiri dapat berdasarkan fungsi atau kegunaan, proses pembuatan, ataupun media penempatannya. Dalam artikel kali ini, kami menyajikan hanya perbedaan jenis Led SMD dan Led DIP saja, sehingga mampu membantu anda dalam menentukan pilihan dalam membangun media digital sekarang ini.

LED SMD (Surface Mount Device)

perbedaan-smd-dan-dip

SMD (Surface Mount Device) juga diberi nama SMT (surface mounted technology), teknologi terbaru dalam industry LED Display. SMD dapat dibuat jaul lebih kecil dan lebih tipis, karena bagian ini hanya dipasang (disolder) ke “permukaan” dari satu sisi papan sirkuit. Membungkus diode dalam solder dan di pasang di permukaan PCB. Umumnya penggunaan SMD adalah untuk keperluan indoor.

SMD dengan RGB 3 warna dalam 1 teknologi  LED, mempunyai  warna keseragaman yang lebih baik, dan biasanya memiliki sudut pandang yang lebih luas. SMD jenis ini mampu menampilakn pixel resolusi kecil, sehingga untuk beberapa resolusi layar yang tinggi, led SMD adalah pilihan yang baik.

Dibandingkan dengan DIP, SMD merupakan teknologi terbaru, sehingga dalam penggunaan energy, SMD lebih hemat kurang lebih 30% lebih rendah dibandingkan dengan DIP.

Jual videotron dengan kualitas istimewa garansi 12 bulan modul p10

LED DIP (Dual Inline Package)

perbedaan smd dan dip

Dual Inline Package (DIP) merupakan teknologi Led yang telah ada selama lebih dari 50 tahun,  meskipun sudah tua, DIP Led  jauh dikatan dari ketinggalan jaman karena DIP masih digunakan secara luas sampai hari ini untuk Led Display atau papan reklame elektronik.

Meluasnya penggunaan LED DIP muncul karena awetnya untuk pemakaian dan intensitas kecerahan yang tinggi. Sehingga untuk keperluan outdoor, yang pada dasarnya kecerahannya mampu melawan sinar matahari, LED DIP lebih dipilih dalam penggunannya. Metode pembuatannya adalah melekatkan bagian pada papan sirkuit yang dikenal sebagai “through the hole”.

DIP Led biasanya akan menghasilkan antara 3 s.d  4 lumen per led. Berjalan pada tegangan antara 5V s.d 24V, dengan inputan 12v menjadi tegangan yang paling umum. Secara individual menarik daya antara 0,05 s.d  0,08 watt. Menghasilkan antara 35 s.d 80 lumen per watt, tergantung pada LED yang sebenarnya.

Harga running text untuk masing-masing jenis led pun beragam, tergantung dari merek (brand name) pabrik, dan kualitas tersebut sangat bervariatif tergantung jenis-jenis nya. Seperti layaknya produk-prouduk ternama, mereka berani memberikan kualitas yang bagus namun dengan harga yang cukup merogoh kocek dalam. Hal tersebut berpengaruh terhadap kualitas warna, kecerahan, lifetime dan daya tahan terhadap segala kondisi cuaca.

Sekian artikel dari kami, semoga bermanfaat.

 

Sumber:

  • http://www.luxonled.cn/faq_show-86.html
  • http://www.octopusledscreens.com/smd-vs-dip/
  • https://www.linkedin.com/pulse/comparison-differences-between-led-technologies-dip-vs-doris-li

 

best blogs
best blogs